Matikan Lampu yaa!!!

“Pa, masih terangkan! Udah lampunya gak usah dinyalain!”

“Ini yang nonton siapa? Dari pada gak ada yang nonton matikan saja deh!”

Ini beberapa celotehan mama kepada papa yang selalu ingin lampu nyala dan TV gak dimatikan kalau udah gak di tonton.

Dari celotehan mama ini saya jadi mikir juga. Kalau sedikit berpikir deh, barang-barang yang kita gunakan sekarang rata-rata membutuhkan energi listrik. Dari mulai handphone, laptop, televisi, radio, kulkas dan barang-barang yang membutuhkan energi listrik.

Energi listrik yang kita gunakan sekarang pun bergantung pada PLN. Yang jaringannya kadang suka mati tiba-tiba dan bayaran listriknya naik saja. Energi listrik dari PLN pun ada yang menggunakan energi tidak terbarui juga seperti minyak bumi atau batu bara.

Kalian suka mikir gak kalau minyak bumi atau bahan-bahan yang digunakan untuk menghasil energi listrik itu habis?

Saya sih sudah mulai memikirkan itu karena saya pun salah satu pelakunya juga. Nih kalau kita bisa menghemat penggunaan listrik yang digunakan kita setidaknya bisa menghemat dan bisa berbagi listrik dengan saudara kita yang sangat membutuhkan listrik. Lebih jauh lagi kita bisa menghemat untuk penggunaan barang/bahan untuk menghasilkan tenaga listrik yang tidak terbaharui lagi. Selain itu kita juga bisa menghemat untuk membayar tagihan listrik kita kan.

Saya sama seperti mama saya yang suka kesel sama yang suka pake lampu tapi lupa dimatikan, televisi tetap menyala walau gak ada yang nonton atau masih siang lampu nyala saja. Ini beberapa hal yang sering saya temui di kehidupan saya sehari-hai. Termasuk tadi saya berkunjung ke rumah masa kecil saya untuk menemui tante serta ade sepupu saya. Mereka membiarkan lampu kamar mereka menyala dan televisi menyala tapi mereka tidak berada di ruangan tersebut. Berapa daya listrik dan berapa banyak energi listrik yang terbuang percuma? Saya memang tidak pintar menghitung hanya minimal kita bisa menghemat membayar tagihan listrik saja. Tapi kalau mikir lebih panjang lagi, bukan tidak mungkin kita menghemat penggunaan bahan untuk menghasilkan listrik yang tidak terbaharui itu kan?.

Mungkin kita bisa membaca artikel dari Greeners Magz yang berjudul ” Habis Energi Konvensional, Terbitlah Energi Terperbarukan “

Nah dari artikel tersebut juga kita bisa untuk mulai memakai energi terperbarukan selain kita mulai deh menghemat penggunaan energi listrik kalau tidak dipakai ya 😀 . Dalam artikel ini banyak juga tertulis :

Indonesia merupakan salah satu negara yang paling boros menggunakan BBM. Indonesia membutuhkan 60 juta kiloliter BBM setiap tahun dan lebih dari setengahnya digunakan untuk keperluan transportasi. Sama halnya untuk memenuhi pasokan listrik, Perusahaan Listrik Negara (PLN) menggunakan solar hingga 68% dari konsumsi BBM-nya. Tidak heran bila pada 2006 PLN harus mengeruk kantong negara hingga 52,3 trilliun untuk membeli BBM.

Untuk menghemat penggunaan listrik hal minimal yang dilakukan ;

– Ganti lampu dengan yang hemat energi dan kalau lampu tidak digunakan MATIKAN yaa

– Matikan televisi jika tidak digunakan

– Cari alternatif barang-barang yang menggunakan energi alternatif.

Energi alternatif? Seperti barang-barang dari Kopernik yang tersedia juga di Toko Organis. Ini salah satu lampu yang multi fungsi bisa digunakan untuk penerangan dan untuk charger handphone. Energi listrik-nya berasal dari cahaya matahari.

Image

pic by Kopernik

Hal yang saya share ini baru yang minimal sekali. Mulai sekarang kita bisa saja mencari alternatif untuk bahan-bahan tidak terbaharui untuk listrik seperti dalam artikel yang ditulis Greeners Magz seperti biogas atau tenaga surya.

Kalau saya pribadi baru melakukan hal yang minimal sekali yaitu mematikan lampu kalau tidak digunakan, televisi juga, kemudian kalau charger handphone sudah tidak digunakan cabut saja. Hal-hal seperti itu yang baru saya lakukan. Menggunakan lampu pun kalau belum butuh sekali belum saya nyalakan .

Yuk mulai lakukan hal yang kecil dengan matikan lampu yang tidak digunakan dan lakukan dari dirimu sendiri serta lakukan mulai saat ini. Seperti tulisan pertama saya di blog ini tentang 3M dari AA GYM.

Advertisements