Satu Hari Satu Tulisan

Satu hari satu tulisan?
 Sebenarnya ini yang saya kejar. Bersama beberapa teman di kantor, saya ingin bisa konsisten untuk menulis. Walau saya belum terlau mahir dalam menumpahkan pikiran atau unek-unek dalam otak saya ini dalam tulisan yang baik dan benar. Tapi kembali lagi saya berpikir. Kalau tidak dicoba saya gak akan bisa dan tingkat kebisaan saya dalam menulis akan diam di tempat saja.

Mungkin ada yang sudah baca tulisan pertama di blog ini dan membahas tentang 3M (mulai dari diri sendiri, mulai dari hal yang kecil dan mulai saat ini). Kali ini saya mau mengambil 2 prinsip dari sana.

mulai dari hal yang kecil

ya mulai dari menulis kisah-kisah saya sehari-hari sekalin berbagi dengan orang banyak. menulis unek-unek di otak yang mudah-mudahan bermanfaat dan bisa di mengerti tulisan yang acak adul ini.

mulai dari saat ini

kalau ga mulai dari saat ini mau kapan lagi. Saya selalu berkendala dalam rasa malam yang selalu menerjang. banyak tulisan dalam laptop saya yang hanya berhasil saya kerjakan hingga selesai dan kebanyakan hanya 50%-75% saja. Miris banget ya. Akhirnya pada tahun ini saya harus mendobrak kemalasan itu. Dengan hukuman yang saya buat sendiri. Saya sudah 3 hari tidak menulis karena beberapa alasan. Akhirnya saya membuat hukuman jika saya tidak menulis dalam 1 hari saya harus buat 2 tulisan. 

Apakah mampu menulis dengan konsisten?

HARUS!!! Dan kenapa harus berkata tidak mampu. Saya yakin saya mampu dan semua orang pun mampu menulis kok. Walau mungkin masing-masing orang itu memiliki keunikan sendiri dalam tulisannya dan itu akan menjadi ciri khas dari penulisnya.

Yuk ahhh menulis lagi. saya harus membayar semua hutang saya hari ini. Tapi jangan di buat beban, Buat bahwa menulis itu adlaah sebuah ekspresi yang kita tuangkan dalam kata-kata.
Mmmh jadi ingat quote dari salah satu penulis favorite saya 
“Menulis adalah sebuah keberanian...” 
― Pramoedya Ananta Toer

Mari menulis .......

Jalan Malam di Trotoar

Hal yang sudah lama tidak saya lakukan dan kembali dilakukan. Berjalan di trotoar malam hari sambil menikmati suasana malam hari. Melihat lalu-lalang kendaraan bermotor. Malam itu saya berjalan di trotoar jalan supartaman. Saya lebih menyukai berjalan kaki menuju  tempat pemberhentian angkot menuju rumah saya, ketimbang harus naik angkot lalu menyambung angkot menuju rumah. Saya sangat menikmati jalan di trotoar malam itu. Tanpa ada halangan orang yang berjualan. Kalau berjalan di siang atau sore hari, trotoar tersebut ada yang jualan dan ada mamang yang memeberikan jasa potong rambut dibawah pohon yang di kenal DPR (di bawah pohon rindang). Dulu trotoar tersebut jelek, paving blok-nya banyak yang hilang-hilang sekarang trotoar itu sangat nyaman sekali walau dari segi penerangan agak gelap hanya saya menikmati perjalanan tersebut dengan di temani playlist dalam handphone saya.

Jalan malam di trotoar

pic by : toseeandtobeseen.blogspot.com

Trotoar itu kalau di siang hari berderet para tukang potong rambut dan ada beberapa yang berjualan. Tapi berhubung saat itu sudah malam jadi sudah sepi. Trotoar itu sangat nyaman walau kalau lihat ke bawah pohon dan solokan, mmhh tetap banyak sampahnya.

Tapi tetap saya sangat menyukai jalan di trotoar yang mulus dan nyaman walau trotoar supratman itu penerangannya kurang. Cahaya hanya di bantu oleh lalu lalang mobil saja. Pencahayaan lumayan jika ada rumah , gereja, dan di depan SMPN 22.

Berjalan di trotoar itu menyenangkan …

Matikan Lampu yaa!!!

“Pa, masih terangkan! Udah lampunya gak usah dinyalain!”

“Ini yang nonton siapa? Dari pada gak ada yang nonton matikan saja deh!”

Ini beberapa celotehan mama kepada papa yang selalu ingin lampu nyala dan TV gak dimatikan kalau udah gak di tonton.

Dari celotehan mama ini saya jadi mikir juga. Kalau sedikit berpikir deh, barang-barang yang kita gunakan sekarang rata-rata membutuhkan energi listrik. Dari mulai handphone, laptop, televisi, radio, kulkas dan barang-barang yang membutuhkan energi listrik.

Energi listrik yang kita gunakan sekarang pun bergantung pada PLN. Yang jaringannya kadang suka mati tiba-tiba dan bayaran listriknya naik saja. Energi listrik dari PLN pun ada yang menggunakan energi tidak terbarui juga seperti minyak bumi atau batu bara.

Kalian suka mikir gak kalau minyak bumi atau bahan-bahan yang digunakan untuk menghasil energi listrik itu habis?

Saya sih sudah mulai memikirkan itu karena saya pun salah satu pelakunya juga. Nih kalau kita bisa menghemat penggunaan listrik yang digunakan kita setidaknya bisa menghemat dan bisa berbagi listrik dengan saudara kita yang sangat membutuhkan listrik. Lebih jauh lagi kita bisa menghemat untuk penggunaan barang/bahan untuk menghasilkan tenaga listrik yang tidak terbaharui lagi. Selain itu kita juga bisa menghemat untuk membayar tagihan listrik kita kan.

Saya sama seperti mama saya yang suka kesel sama yang suka pake lampu tapi lupa dimatikan, televisi tetap menyala walau gak ada yang nonton atau masih siang lampu nyala saja. Ini beberapa hal yang sering saya temui di kehidupan saya sehari-hai. Termasuk tadi saya berkunjung ke rumah masa kecil saya untuk menemui tante serta ade sepupu saya. Mereka membiarkan lampu kamar mereka menyala dan televisi menyala tapi mereka tidak berada di ruangan tersebut. Berapa daya listrik dan berapa banyak energi listrik yang terbuang percuma? Saya memang tidak pintar menghitung hanya minimal kita bisa menghemat membayar tagihan listrik saja. Tapi kalau mikir lebih panjang lagi, bukan tidak mungkin kita menghemat penggunaan bahan untuk menghasilkan listrik yang tidak terbaharui itu kan?.

Mungkin kita bisa membaca artikel dari Greeners Magz yang berjudul ” Habis Energi Konvensional, Terbitlah Energi Terperbarukan “

Nah dari artikel tersebut juga kita bisa untuk mulai memakai energi terperbarukan selain kita mulai deh menghemat penggunaan energi listrik kalau tidak dipakai ya 😀 . Dalam artikel ini banyak juga tertulis :

Indonesia merupakan salah satu negara yang paling boros menggunakan BBM. Indonesia membutuhkan 60 juta kiloliter BBM setiap tahun dan lebih dari setengahnya digunakan untuk keperluan transportasi. Sama halnya untuk memenuhi pasokan listrik, Perusahaan Listrik Negara (PLN) menggunakan solar hingga 68% dari konsumsi BBM-nya. Tidak heran bila pada 2006 PLN harus mengeruk kantong negara hingga 52,3 trilliun untuk membeli BBM.

Untuk menghemat penggunaan listrik hal minimal yang dilakukan ;

– Ganti lampu dengan yang hemat energi dan kalau lampu tidak digunakan MATIKAN yaa

– Matikan televisi jika tidak digunakan

– Cari alternatif barang-barang yang menggunakan energi alternatif.

Energi alternatif? Seperti barang-barang dari Kopernik yang tersedia juga di Toko Organis. Ini salah satu lampu yang multi fungsi bisa digunakan untuk penerangan dan untuk charger handphone. Energi listrik-nya berasal dari cahaya matahari.

Image

pic by Kopernik

Hal yang saya share ini baru yang minimal sekali. Mulai sekarang kita bisa saja mencari alternatif untuk bahan-bahan tidak terbaharui untuk listrik seperti dalam artikel yang ditulis Greeners Magz seperti biogas atau tenaga surya.

Kalau saya pribadi baru melakukan hal yang minimal sekali yaitu mematikan lampu kalau tidak digunakan, televisi juga, kemudian kalau charger handphone sudah tidak digunakan cabut saja. Hal-hal seperti itu yang baru saya lakukan. Menggunakan lampu pun kalau belum butuh sekali belum saya nyalakan .

Yuk mulai lakukan hal yang kecil dengan matikan lampu yang tidak digunakan dan lakukan dari dirimu sendiri serta lakukan mulai saat ini. Seperti tulisan pertama saya di blog ini tentang 3M dari AA GYM.

Halooo

2014 … H.. A…L..O…

f2e4336e0a0d8ab4902c217aae8c3fce

Awal tahun 2014 semoga menjadi awal dari lembaran kehidupan yang lebih baik dari tahun sebelumnya. Banyak pelajaran di tahun sebelumnya yang bisa kita jadikan bahan pembelajaran tentunya.

Bisa sedikit review, apa yang sudah kita lakukan sih di tahun sebelumnya? Apa yang kita lakukan itu bisa menjadi manfaat-kah untuk orang banyak? Pelajar apa yang bisa kita bagi ke banyak orang dan bisa di manfaatkan?

Saya pribadi sih dari ke 3 pertanyaan itu akan menjawab… saya belum melakukan banyak hal yang berarti untuk orang banyak tapi ada tahap kecil menuju ke sana. Walau itu hal kecil semoga bisa berarti.

Selalu terngiang 3M nya AA GYM yaitu

Mulai dari hal yang kecil, Mulai dari diri sendiri dan Mulai saat ini

2014 yuk ber-resolusi pengen ngapain aja sih? Kalau resolusi yang tahun lalu belum tercapai mari mencoba di tahun ini sertai dengan doa serta ikhtiar.

Halooo 2014 … kita hadapi dengan senyum, cerah ceria dan warna-warni-nya tahun ini.